700 KAPAL, SERING MENGANTRE SANDAR DI PELABUHAN BANTEN

700 KAPAL, SERING MENGANTRE SANDAR DI PELABUHAN BANTEN

700 KAPAL, SERING MENGANTRE SANDAR DI PELABUHAN BANTEN

Ketua DPC INSA Banten Agus Sutanto membenarkan kalau kapal-kapal kargo yang akan sandar untuk berkegiatan di pelabuhan Banten (Ciwandan & Cigading) sering mengantre, karena kurangnya fasilitas dermaga. Padahal, tak kurang dari 700 kapal setiap bulan keluar masuk ke pelabuhan di wilayah ini.

“Benar, kapal sering mengantre disini, baik yang mau sandar di pelabuhan yang dioperasikan PT Pelindo (Ciwandan) maupun di Krakatau Bandar Samudera (Cigading),” kata Agus kepada Ocean Week, Jumat pagi (18/1), saat dimintai tanggapan mengenai banyaknya kapal mengantre menunggu giliran sandar di pelabuhan Banten.

Seperti diketahui, bahwa di Banten ada sejumlah pelabuhan yang cukup ramai dikunjungi kapal, yakni Cigading, Ciwandan, Merak Mas, dan Bandar Bakau Jaya. Selain itu, banyak pula TUKS yang berada di wilayah Banten.

 

“Kapal yang masuk ke Banten, bukan hanya domestik, tapi juga luar negeri,” ujar Agus.

Makanya, ungkap Agus, perlu ada pengembangan pelabuhan di Banten ini. “Pelabuhan perlu dikembangkan lagi, pengelola mesti memikirkan itu. Kedepan saya yakin kunjungan kapal semakin meningkat,” katanya.

Kepala Bidang Lala KSOP Banten, Hotman Sijabat, saat dikonfirmasi mengenai hal yang sama, melalui WA-nya, hingga berita ini diturunkan belum memberi jawaban.

Banten menjadi salah satu pelabuhan curah terbesar di Indonesia. Sekitar 20 juta ton bongkar muat barang curah dilakukan lewat Cigading, dan sebanyak 8 juta ton melalui Ciwandan. Belumlagi lewat Merak Mas dan pelabuhan lainnya.https://oceanweek.co.id/700-kapal-sering-mengantre-sandar-di-pelabuhan-banten/